|  | 

Berita Nasional

Waka Komisi X Dukung Presiden Beri Smart Board ke Sekolah NU, Kesejahteraan Guru Juga Harus Diperhatikan

JAKARTA — Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fraksi PKB, Lalu Hadrian Irfani, mendukung rencana Presiden Prabowo Subianto memberikan panel interaktif digital atau Interactive Flat Panel (IFP) kepada sekolah-sekolah Nahdlatul Ulama (NU).

Menurut Lalu Hadrian, rencana tersebut merupakan langkah positif sekaligus bentuk keberpihakan pemerintah terhadap lembaga pendidikan NU yang selama ini memiliki kontribusi besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Kita mendukung rencana Presiden Prabowo memberikan smart board atau Interactive Flat Panel kepada sekolah-sekolah NU. Ini harus kita lihat sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap pendidikan NU,” kata Lalu Hadrian.

Ia menyebut, masing-masing sekolah NU direncanakan mendapatkan empat unit smart board. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran yang lebih interaktif, modern, dan menarik bagi para siswa.

“Dengan adanya smart board ini, diharapkan akan memudahkan para siswa di sekolah-sekolah NU dalam belajar. Guru juga akan memiliki sarana pembelajaran yang lebih interaktif sehingga materi pelajaran dapat disampaikan dengan lebih efektif,” ujarnya.

Lalu Hadrian menilai digitalisasi pendidikan harus diikuti dengan penguatan kualitas sumber daya manusia, terutama guru. Karena itu, ia berharap pemerintah tidak hanya memberikan dukungan berupa sarana dan prasarana, tetapi juga memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan guru-guru di lembaga pendidikan NU.

“Jangan sampai kita hanya berbicara mengenai fasilitas digital, tetapi kesejahteraan gurunya belum diperhatikan. Masih banyak guru di lembaga pendidikan NU yang kondisi ekonominya belum sejahtera,” tegasnya.

Menurutnya, guru merupakan faktor utama dalam keberhasilan proses pendidikan. Karena itu, peningkatan kesejahteraan guru harus menjadi bagian penting dari kebijakan pemerintah dalam memperkuat pendidikan nasional.

“Kita berharap perhatian pemerintah kepada sekolah-sekolah NU tidak berhenti pada pemberian smart board. Perlu ada kebijakan yang lebih komprehensif, termasuk peningkatan kesejahteraan guru, terutama mereka yang selama ini mengabdi dengan penuh dedikasi tetapi belum mendapatkan kesejahteraan ekonomi yang layak,” pungkasnya.

Penulis: Khafidlul Ulum

Related Articles

A new version of this app is available. Click here to update.