|  | 

Berita Nasional

Malik: PKB Lebih Tertarik Koalisi Terbuka

JAKARTA — Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Malik Haramain menganggap peluang kemenangan dalam Pemilihan Umum 2014 lebih terbuka lebar jika melalui koalisi terbuka. Menurutnya, koalisi terbuka lebih menjanjikan ketimbang koalisi khusus partai-partai berbasis Islam.

Malik menuturkan, koalisi merupakan hal mutlak yang harus ditempuh seluruh partai politik untuk memenangkan pemilu. Namun demikian, koalisi tersebut harus terbuka dan menjauhkan kesan eksklusif.

"PKB tidak begitu tertarik untuk membicarakan koalisi yang terkotak-kotak. Yang penting koalisi bagi PKB adalah ideologi, nasionalis, religius, tidak masalah bagi PKB," kata Malik di Kompleks Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (1/10/2013).

Ia menegaskan, sampai saat ini, belum ada lobi dari partai berbasis Islam yang mengajak PKB berkoalisi. Pada saat bersamaan, PKB memilih ingin fokus menyiapkan diri menghadapi pemilihan legislatif sebelum menentukan figur yang akan diusung menjadi calon presiden.

"Kita tunggu seperti apa, tapi kalau cara seperti itu (koalisi partai Islam) tidak akan mendapat respons masyarakat. Saranku, bukalah koalisi terbuka," tandasnya.

Untuk diketahui, ada dua pandangan mengenai koalisi partai berbasis Islam. Di satu pihak ada yang mendukung karena koalisi partai Islam dipercaya akan membawa keuntungan terkait perolehan suara secara nasional.

Para pengamat menghitung perolehan suara nasional akan mencapai lebih dari 20 persen bila partai bernuansa Islam berkoalisi. Tetapi, di sisi lain, ada juga pandangan bahwa koalisi partai Islam sulit terwujud. Lebih jauh, koalisi tersebut dianggap hanya akan mempersempit jangkauan penetrasi.(kompas)

Related Articles