Komisi V Syafiuddin Minta Presiden Terbitkan Perpres Percepatan Pembangunan Madura

MADURA- Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Syafiuddin Asmoro meminta Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Perpres Percepatan Pembangunan Madura sebagai pengganti Perpres Nomor 112 Tahun 2020 tentang Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) yang telah dicabut.
Permintaan itu disampaikan Syafiuddin saat menyambut kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, yang meninjau penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kecamatan Labang pada Minggu (2/5/2026).
“Ini bukan sekadar kunjungan biasa, tetapi bentuk perhatian pemerintah pusat untuk melihat langsung kondisi masyarakat Madura,” ujarnya.
Syafiuddin berharap Menteri PKP dapat menyampaikan kepada Presiden Prabowo agar berkenan mengunjungi Madura, sekaligus meresmikan proyek strategis seperti Indonesia Islamic Science Park (IISP).
Dia pun menyampaikan perlunya regulasi baru untuk mempercepat pembangunan ekonomi Madura, terutama setelah dicabutnya Perpres terkait BPWS, yaitu Perpres Nomor 112 Tahun 2020.
“Perlu ada perpres baru yang secara khusus mengatur percepatan ekonomi Madura, agar pembangunan bisa lebih terarah dan terukur,” tuturnya.
Syafiuddin mendorong percepatan proyek strategis yang masuk dalam Perpres Nomor 80 Tahun 2019, seperti pembangunan Pelabuhan Bulu Pandan, Pelabuhan Socah, serta pengembangan kawasan IISP. Menurut dia, keterbatasan APBD membuat intervensi APBN menjadi kunci utama.
“Tanpa dukungan anggaran dari pusat, akan sulit bagi Madura untuk mengejar ketertinggalan ekonomi,” ucapnya
Mantan anggota DPRD Jatim itu juga menyampaikan tentang pertumbuhan ekonomi Madura saat ini yang masih di kisaran 1,9-2,4 persen, jauh di bawah rata-rata Jawa Timur maupun nasional sekitar 5 persen.
Kunjungan Menteri PKP diharapkan menjadi langkah awal perhatian lebih besar pemerintah pusat, termasuk kehadiran Presiden untuk meletakkan batu pertama proyek strategis.
“Kami berharap ada kebijakan khusus, bahkan lembaga khusus seperti BPWS sebelumnya, yang fokus menangani percepatan pembangunan Madura,” kata Syafiuddin.
Penulis : Khafidlul Ulum


