|  | 

Berita Nasional

Kebakaran Pasar di Paniai Tewaskan 11 Orang, Komisi VIII Minta Bantuan Segera Disalurkan

JAKARTA — Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB, Mahdalena, mendesak pemerintah segera menyalurkan bantuan sosial dan perlindungan menyeluruh bagi korban kebakaran di pasar Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Peristiwa kebakaran tersebut menewaskan 11 orang, yang enam di antaranya merupakan anak-anak.

"Kami turut berduka cita atas musibah ini. Ada 11 orang meninggal dunia, enam di antaranya anak-anak. Kami mendorong pemerintah segera hadir memberikan bantuan kepada para korban dan keluarga terdampak," ujar Mahdalena di Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Mahdalena menegaskan penanganan tidak boleh berhenti pada tanggap darurat saja. Pemerintah daerah beserta lembaga terkait diminta melakukan pendataan menyeluruh agar seluruh korban—baik yang kehilangan anggota keluarga, tempat tinggal, maupun mata pencaharian—mendapatkan penanganan berkelanjutan.

Menurutnya, bantuan harus disalurkan secara cepat dan tepat sasaran mencakup kebutuhan pokok, pakaian, perlengkapan keluarga, hingga penyediaan hunian sementara yang layak, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan perempuan.

"Jangan sampai setelah api padam, para korban justru menghadapi persoalan baru karena kehilangan tempat tinggal dan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Negara harus hadir," tegas legislator asal Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut.

Ia juga menyoroti banyaknya korban anak-anak dalam tragedi ini sebagai pengingat pentingnya evaluasi sistem mitigasi bencana. Menurutnya, anak-anak memiliki keterbatasan untuk menyelamatkan diri dalam situasi darurat sehingga membutuhkan skema perlindungan khusus.

"Kita tidak ingin kehilangan anak-anak kembali hanya karena sistem mitigasi dan perlindungan yang belum memadai," tutur Mahdalena.

Penulis : Rach Alida Bahaweres

Related Articles

A new version of this app is available. Click here to update.