|  | 

Berita Nasional

Sosialisasi Empat Pilar, Anggota FPKB Minta Waspadai Ajaran Radikalisasi

KABUPATEN MALANG – Kader Perempuan Nahdlatul Ulama baik di Muslimat dan Fatayat NU di Kabupaten Malang diminta untuk membentengi masyarakat daerah pinggiran dari ajaran radikalisme. Hal tersebut diungkap Anggota Fraksi PKB Hj. Latifah Shohib saat sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Jabung Kecamatan Jabung , Kabupaten Malang, Sabtu (30/3/2019).

“Ajaran radikalisme ini sudah masuk ke daerah pingiran, itulah kenapa kader perempuan NU harus bisa bentengi jangan sampai nasionalisme kita terus terkikis,” pinta Hj. Latifah Shohib.

Salah satu upaya yang dilakukan menurutnya adalah dengan mengaktifkan kegiatan-kegiatan ke NU an melalui majlis-majlis taklim yang ada dilingkungan.
“Majlis Taklim kita tolong di isi dengan ajaran ke NU an, isi oleh da’i-daiyah NU,”kata Hj Latifah yang kembali mencalonkan diri di dapil yang sama, Malang Raya.

Kewaspadaan pada ajaran radikalisme menurutnya memang sudah menjadi perhatian dari hulu hingga hilir. “Karena memang sudah massif bergerak mengikis nasionalisme kita,” katanya menambahkan.

Dihadapan masyarakat yang mayoritas ibu-ibu itu, HJ Latifah Shohib juga mengingatkan masuknya ajaran radikalisme justru dari ajaran agama. “Pintu masuknya itu justru melalui ajaran agama, agama menjadi alat membangun nilai-nilai radikalisme. Maka jangan heran ada orang islam ko yo mengkafirkan saudara nya sendiri, ” katanya.

Lebih lanjut, aktivis perempuan yang aktiv di Muslimat NU itu juga meminta agar para orang tua menjaga anak keturunannya untuk tetap ber NU.

“Ajarkan anak-anak kita nilai dan tradisi ke NU an, ini benteng pertahanan utama dari nilai radikalisasi karena bagi NU, NKRI adalah harga mati,” katanya sebelum menutup forum silaturahim antara Pimpinan Majlis Taklim di Desa Jabung itu.

Related Articles

Kata Mutiara

“Keberhasilan seorang pemimpin diukur dari kemampuan mereka dalam menyejahterakan umat yang mereka pimpin” --- Gusdur