|  |  | 

Berita Nasional Pojok Parlemen

Pimpinan FPKB Dijadwalkan Akan Hadiri Sarasehan Nasional Pertanian

JAKARTA – Dijadwalkan beberapa Anggota Fraksi PKB DPR RI akan hadiri Acara Sarasehan yang diselenggarakan oleh Sayap Partai PKB, Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan Indonesia (GERBANG TANI).

Acara yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional tahun 2017 ini bertajuk _“Nasib Petani di Era Jokowi: Memotret Keberpihakan Kebijakan Pemerintah Dalam Sektor Pertanian dan Agraria” yang akan digelar pada Selasa, 26 September 2017 di Aula Graha Gus Dur DPP PKB.

Menurut Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) GERBANG TANI Idham Arsyad, sarasehan nasional ini diselenggarakan sebagai refleksi dalam rangka peringatan Hari Tani Nasional sekaligus Hari Lahir ke-2 GERBANG TANI.

“Peringatan ini perlu dijadikan sebagai momentum untuk menata ulang pembangunan sektor pertanian dan sektor-sektor pendukungnya dalam rangka mempercepat pencapaian kedaulatan pangan dengan menempatkan petani sebagai subyek yang berdaya” terang Idham.

Menurutnya, kegiatan ini digelar dengan beberapa tujuan. Pertama, memahami peta persoalan dan akar masalah yang dihadapi oleh petani serta dunia pertanian dan agraria di Indonesia dalam berbagai aspeknya. Kedua, memotret keberpihakan kebijakan pemerintah, baik dalam program reforma agraria maupun kedaulatan pangan, terhadap petani sebagai pelaku utama sektor pertanian. Ketiga, merumuskan langkah dan terobosan sebagai rekomendasi kepada pemerintah, masyarakat sipil dan sektor swasta untuk melakukan berbagai terobosan dalam pembangunan sektor pertanian dan peningkatan kesejahteraan petani.

Untuk memenuhi tujuan tersebut, Ketua Panitia Caswiyono Rusydie Cakrawangsa menjelaskan, sarasehan nasional ini akan menghadirkan seluruh stakeholder di bidang pertanian dan agraria sebagai narasumber dan peserta aktif, baik dari kalangan pemerintah, pakar/akademisi, NGO dan ormas tani, petani dan pelaku sektor pertanian. Bahkan juga dari perwakilan petani korban kebijakan.

Dari kalangan pemerintah, akan hadir Kepala Kantor Staf Presiden Teten Masduki, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti, Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi. Hadir juga Direktur Utama Perum BULOG Djarot Kusumayakti.

Sedangkan dari kalangan legislatif, akan hadir Ketua FPKB DPR RI Dra. Hj. Ida Fauziyah, M.Si., Wakil Ketua Komisi IV Daniel Johan, Wakil Ketua Komisi II Lukman Edy, dan Ketua Poksi IV FPKB Dra. H. Ibnu Multazam, serta para anggota Komisi IV DPR RI dan komisi terkait lainnya.

Sementara itu dari kalangan pakar dan akademisi akan hadir Prof. Bustanul Arifin, Ph.D (Pakar Pangan IPB), Prof. Dr. Dwi Andreas Santosa (Pakar Pertanian), Prof. Dr. Endriatmo Soetarto, MA (Pakar Reforma Agraris), Faisal Basri, SE, MA (Pakar Ekonomi), Prof. Dr. Hermanto Siregar (Ketua Umum PERHEPI), Dr. Ir. Hermanu Triwidodo, M.Sc. (Pakar Pertanian IPB), dan Dr. Satyawan Sunito (Pakar Reforma Agraria). Akan hadir juga Kepala Litbang KOMPAS.

Dari kalangan NGO akan hadir Ketua Lembaga Pengembangan Pertanian (LPP) PBNU Marwan Ja’far, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Dewi Kartika, Sekjen Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Rukka Sombolinggi, dan Sekjen Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA) Susan Herawati.

Dari kalangan ormas tani, akan hadir Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI) Henri Saragih, Ketua Umum Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Soemitro Samadikoen, Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI), Parmuji, dan berbagai asosial petani lainnya. Akan hadir juga para petani dari Serikat Tani Telukjambe Bersatu (STTB) Karawang yang menjadi korban konflik agraria.

“Sebagai bahan belajar pelaksanaan reforma agraria, panitia juga mengundang beberapa kepala daerah yang sukses melaksanakan reforma agraria dan menyelesakan konflik pertanahan, seperti Bupati Sigi Muhamad Irwan Lapata dan Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamakhsyari” jelas Caswiyono.

Menurut Ketua DPN GERBANG TANI ini, sarasehan akan dikemas dalam tiga sesi, yaitu sesi tentang reforma agraria, sesi tentang kedaulatan pangan, dan sesi tentang kesejahteraan petani. Acara akan diawali dengan orasi kerakyatan oleh Ketua Dewan Pembina GERBANG TANI yang sekaligus Ketua Umum DPP PKB Drs. H. A. Muhaimin Iskandar, M.Si.

“Dalam acara ini juga akan dideklarasikan Gerakan Pengentasan Kemiskinan Petani dengan Reforma Agraria Berbasis Daerah”, pungkasnya.[]

Related Articles