|  | 

Berita Nasional

Dapat Keluhan Kelompok Seni Candi Borobudur, Arzetti Langsung Kawal Aspirasi Di DPR

JAKARTA – Paguyuban Masyarakat Pecinta Seni dan Budaya Borobudur mengeluhkan adanya pergeseran paradigma pengelolaan situs bersejarah Candi Borobudur menjadi destinasi wisata yang berorientasi pada ekonomi semata. Menurut mereka, tidak dipungkiri bahwa pariwisata dan ekonomi kreatif juga berkontribusi menurunkan angka kemiskinan, tetapi jangan sampai melupakan filosofi dari borobudur itu sendiri, nilai-nilai yang terkandung, lokal wisdom dan juga sejarah panjang Candi Borobudur, senin, 11/09.

Keluhan ini disampaikan kepada anggota DPR Komisi X yang menbidangi pariwisata dan pendidikan, Arzetti Bilbina pada pekan lalu. Menanggapi hal ini, Arzetti, langsung mengkoordinasikan permasalahan tersebut kepada Menteri Periwisata, Arif Yahya, saat Rapat Dengan Pendapat RKA KL di DPR.

“Saya disini menjebatani aspirasi bahwa Masyakat ingin sekali bagaimana wisatawan candi Borobudur yang bukan hanya datang melihat candi dan kemudian langsung pulang. Tetapi juga aktivitas wisata lainnya di sekitarnya yang dikelola oleh masyarakat atas bantuan pendanaan atau program pemerintah seperti pagelaran seni/budaya, tari-tarian, ataupun pertunjukkan teater yang menceritakan tentang kisah kisah relief didalam candi borobudur,” papar Arzetti.

Menurut laporan yang diterima Arzetti, kelompok ini sudah ada sejak 2003. Karena itu, mereka patut mendapat dukungan dari pemerintah dalam mengembangkan nilai budaya Candi Borobudur.

“Artinya kalau 2017 keberadaan mereka sudah 14 tahun. Para seniman disana sangat membutuhkan dukungan baik kebijakan dan maupun finansial terhadap keberadaan mereka,” tegas Arzetti yang juga anggota Fraksi PKB DPR RI.

Menanggapi ini, Menpar Arif Yahya menjawab bahwa pihaknya siap menerima aspirasi komunitas dan paguyuban seni dan budaya di sekitar borobudur itu. Arif mengatakan memang dalam pengelolaan perlindungan cagar budaya itu dibawah naungan Kemendikbud, sedangkan Kemenpar mengelola candi borobudur dari segi kemanfaatan dan pemberdayaan ekonominya.

“Kemenpar selalu mengkombinasikan kepariwisataan dengan event-event di masyarakat. Saat ini SK Badan Otorita Borobudur sudah hampir disahkan tinggal bagaimana Presiden penunjukkan orang-orangnya,” tukasnya.

 

Related Articles

Kata Mutiara

“Keberhasilan seorang pemimpin diukur dari kemampuan mereka dalam menyejahterakan umat yang mereka pimpin” --- Gusdur