|  | 

FPKB Daerah

DPRD Pasuruan Pelopori Perda Wajib Sekolah Madrasah

sudiono fauzan

JAKARTA – Maraknya kasus kriminal yang melibatkan anak-anak menjadi kegelisahan banyak pihak, terutama para orang tua. Dari persoalan tawuran, narkoba, hingga kasus pembunuhan. Hal inilah yang tengah serius diantisipasi oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan melalui peraturan daerah (perda) nomor 4 tahun 2014 tentang penyelenggaraan pendidikan.

Menurut Ketua DPRD Pasuruan, Sudiono Fauzan, berpendapat problematika ini ditengarai kurang pengawasan terhadap anak. Terutama pada ketika anak-anak telah selesai waktu sekolah. Karena itu Ia mengaskan harus ada produk hukum yang mengikat untuk melindungi masa depan anak-anak bangsa.

“Dalam perda ini, salah satu isinya adalah tentang program mewajibkan anak dari tingkat SD hingga SLTA untuk mengikuti sekolah madrasah. Sebab, hasil riset kami, pemicu kenakalan anak-anak itu salah satunya, bila anak-anak tidak memiliki kegiatan ketika selepas jam sekolah baik di sekolah atau pun di rumah. Sehingga lepas dari pengawasan,” ujar Sudiono yang juga berasal dari Fraksi PKB DPRD Pasuruan, selasa 24/05.

Kosongnya kegiatan anak-anak selepas pulang sekolah yang lepas dari pengawasan, lanjutnya, memberi peluang bagi anak-anak hingga dapat terpengaruh hal-hal negatif. Dengan perda ini, maka diharapkan anak-anak dapat mengisi kegiatan kosong tersebut melalui sekolah di madrasah.

“Pendidikan madrasah diniyah bukan hanya sebagai penyeimbang pendidikan formal saja, melainkan lebih bagaimana mencetak anak-anak sekolah menjadi pribadi yang berakhlaqul karimah,” imbuhnya.

Perda nomor 4 tahun 2014 rencananya akan diterapkan mulai tahun 2016/2017 ini. Sampai saat ini, peraturan bupati (perbup) dan juga kurikulum telah dirampungkan dan tengah gencar disosialisasikan kepada masyarakat kabupaten Pasuruan. Sudiono pun berharap, perda ini menjadi produk unggulan yang dapat menjadi gerakan bersama dalam memperbaiki masa depan anak-anak bangsa.

“Mudah-mudahan inisiatif dari Bupati Pasuruan, Gus Irsyad (HM Irsyad Yusuf – red) yang juga kader NU dan Ketua PKB ini, menjadi produk unggulan yang dapat dicontoh oleh daerah-daerah lain,” tukas Sudiono.

Related Articles

Kata Mutiara

“Keberhasilan seorang pemimpin diukur dari kemampuan mereka dalam menyejahterakan umat yang mereka pimpin” --- Gusdur