|  | 

Berita Nasional

Cak Imin Luncurkan Lembaga Pengembangan Ekonomi NU Lion

Tangerang - Lembaga pengembangan ekonomi masyarakat kerjasama PBNU dan Lion Group, NU Lion, resmi diluncurkan di Tangerang, Banten, Minggu (16/02) siang. Lembaga yang diklaim bakal mem-backup kegiatan ekonomi kelas kecil menengah warga nahdliyin ini sekaligus disiapkan untuk melanjutkan cita-cita ekonomi Gus Dur.

“Hari ini Insya Allah kita bisa menjawab tantangan bangsa kita dengan berbuat sesuatu lebih nyata lagi. Dari (Ponpes) Nur Antika kebangkitan NU dimulai, dengan NU Lion kita siap lanjutkan cita-cita ekonomi Gus Dur,” kata Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dalam sambutan peluncuran NU Lion di Ponpes Nur Antika, Tigaraksa, Tangerang, Banten (16/02/2014).

Cak Imin yang juga Menakertrans mengatakan, dulu ketika Gus Dur menjadi Ketua Umum PBNU, pemikiran untuk mengangkat perekonomian warga NU sebenarnya sudah dimulai. Gus Dur merintisnya dengan membuka kerjasama dengan Bang Summa. Kemudian berdirilah Bank-Bank Perkreditan Rakyat bernama NUsumma. Namun sayang, program kerjasama tersebut belum maksimal.

Peluncuran program kerjasama pemberdayaan ekonomi kerakyatan NU Lion diresmikan melalui penadatanganan nota kesepahaman antara Ketua Umum PBNU Prof. Dr KH Said Aqil Siroj, MA dengan Direktur Utama Lion Group yang juga Wakil Ketua Umum PKB Rusdi Kirana.

Dalam prosesi MoU, nampak turut menyaksikan Ketua Dewan Syura pertama PKB KH Ma’ruf Amin, KH Abd Ghofur, dan Ketua DPP PKB yang juga Menteri PDT Helmy Faishal Zaini.

Dirut Lion Group Rusdi Kirana mengatakan, program NU Lion merupakan wujud terima kasihnya kepada NU yang telah mengambil peran cukup penting dalam menjaga kebhinnekaan Indonesia. Menurut Rusdi, program ini bukan semata servis politik jelang pemilu 2014.

“NU Lion benar-benar saya persembahkan untuk NU dan Indonesia,” urainya.

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengapresiasi realisasi program NU Lion. Menurutnya, keputusan membangun kerjasama ekonomi dengan PBNU sudah tepat. Apalagi dengan niat tulus untuk membesarkan warga NU. “Sudah pas kalau pak Rusdi gabung PKB dengan nawaitunya membesarkan warga nahdliyin,” tandasnya.

Kiai Said juga menegaskan, NU memiliki modal sejarah cukup besar dan nyata dalam ikut membangun pondasi berdirinya NKRI. Karena itu NU tidak boleh dipinggir, NU tidak boleh jadi penonton. “NU sebagai owner sah harusnya menjadi pemilik negeri ini,” tegasnya.(pkbonline)

 

Related Articles