Kopilot Asing Berulangkali Selundupkan Narkoba, Fauqi PKB: Evaluasi Total Keamanan Bandara

JAKARTA – Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Fauqi Hapidekso mendesak evaluasi total keamanan bandara di seluruh Indonesia. Hal ini menyusul tertangkapnya awak pesawat maskapai asing dari Malaysia yang menyelundupkan narkoba lebih dari satu kali.
"Kami meminta pemerintah menindak tegas tersangka penyelundupan 26 kilogram narkotika melalui jalur udara. Kami juga mendesak agar ada evaluasi total keamanan bandara udara di Indonesia yang rawan menjadi tempat penyelundupan narkoba dan barang haram lainnya," ujar Fauqi Hapidekso di Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Dia mendesak aparat penegak hukum dan pemerintah menindak tegas kopilot maskapai penerbangan asing berinisial Mohd Saufi bin Othman yang tertangkap basah menyelundupkan 26 kilogram narkotika jenis ekstasi melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Berdasarkan fakta penyidikan, tersangka diketahui telah melancarkan aksi serupa sebanyak tiga kali, dengan modus operasional terencana matang, termasuk menyiapkan botol berisi urine bersih guna mengelabui tes narkoba, serta dijanjikan upah fantastis sebesar 50 ribu ringgit Malaysia atau setara Rp219 juta.
"Jika seorang awak pesawat dapat berulang kali menyelundupkan narkotika tanpa terdeteksi, berarti masih ada celah dalam sistem pengawasan yang harus segera diperbaiki," tegasnya.
Fauqi mendesak Bea Cukai serta aparat penegak hukum untuk tidak sekadar berhenti pada penangkapan pelaku lapangan. Dia menuntut investigasi mendalam guna membongkar sindikat internasional hingga ke akar-akarnya, termasuk memburu jaringan pemasok di luar negeri serta pihak lokal yang menjadi penerima barang haram tersebut.
"Kami juga meminta Bea Cukai bersama aparat penegak hukum melakukan investigasi secara menyeluruh untuk membongkar sindikat yang diduga terlibat dalam penyelundupan narkotika. Membongkar jaringan hingga ke akar-akarnya merupakan langkah penting untuk memutus mata rantai peredaran narkotika di Indonesia," tegas legislator PKB tersebut.
Legislator dari Jawa Tengah ini berharap kasus ini dijadikan momentum evaluasi total bagi otoritas bandara untuk memperketat pemeriksaan terhadap seluruh kru penerbangan, jalur bagasi, serta rute kedatangan internasional, demi memastikan kedaulatan hukum dan keamanan warga negara dari ancaman sindikat narkotika global.
Penulis : Rach Alida Bahaweres


