Raker dengan Mentan, Hindun Anisah: Banyak Bantuan Alsintan Tidak Sesuai Kebutuhan Petani

JAKARTA- Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB, Hindun Anisah, menekankan pentingnya penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan) serta bantuan bibit yang sesuai dengan kebutuhan petani. Hal itu disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR dengan Menteri Pertanian di Gedung DPR, Senin (24/11/2025).
Hindun mengatakan para petani selama ini merasakan manfaat bantuan alsintan, namun masih banyak temuan bantuan yang tidak sesuai dengan permohonan. Kondisi tersebut dinilai berdampak pada efektivitas budidaya dan produktivitas pertanian.
“Para petani berterima kasih atas bantuan alsintan yang sudah diberikan. Tetapi kami berharap penyaluran alsintan betul-betul disesuaikan dengan kebutuhan petani karena banyak kasus alat yang turun tidak sesuai permohonan,” ujar Hindun.
Ia mencontohkan pengadaan pompa air. Menurutnya, petani di sejumlah daerah mengajukan pompa berukuran 6 inci, tetapi yang disalurkan hanya 3 inci dengan alasan ketersediaan alat. Akibatnya, fungsi irigasi tidak optimal.
“Di Jepara dan Kudus, ada permohonan pompa 6 inci yang tertulis jelas. Namun yang diberikan hanya 3 inci. Ini tentu tidak menjawab kebutuhan petani,” katanya.
Selain alsintan, Hindun juga menyoroti bantuan bibit yang dinilai tidak sesuai standar, seperti bibit kopi, kelapa, kakao, dan tebu. Ia menyebut program bongkar ratun tebu menggunakan jenis bibit berbeda dari yang biasa digunakan petani sehingga menyebabkan pertumbuhan tanaman kurang maksimal.
Hindun menambahkan ketidaksesuaian alsintan dan bibit berdampak langsung di lapangan, mulai dari penurunan produktivitas hingga inefisiensi program pemerintah. “Alat yang tidak sesuai tidak mampu menunjang proses budidaya sehingga bantuan menjadi tidak maksimal,” ujarnya.
Ia meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyaluran alsintan serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah. Kementerian Pertanian juga diminta memastikan verifikasi kebutuhan petani dilakukan secara detail sebelum bantuan disalurkan.
Penulis : Rach Alida Bahaweres


