|  | 

Berita Nasional

Chusnunia: Permudah Sertifikasi SNI Bagi Industri Kecil dan Menengah

JAKARTA-Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia mendorong penguatan fasilitas pengujian dan standardisasi agar industri kecil dan menengah (IKM) lebih mudah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), sehingga mampu meningkatkan daya saing produk.

Chusnunia yang juga Ketua Tim Panitia Kerja (Panja) Standardisasi Nasional Industri menilai pemenuhan SNI penting untuk memperkuat daya saing produk industri termasuk ketika pelaku usaha ingin memperluas pasar hingga ke luar negeri.

Menurutnya pemenuhan SNI bagi industri kecil dan menengah dapat dilakukan dengan meningkatkan jumlah lab pengujian dan lembaga sertifikasi yang lebih dekat dan terjangkau bagi pelaku usaha kecil.Laboratorium pengujian yang terakreditasi dan memadai sering kali hanya tersedia di kota-kota besar tertentu sehingga menyulitkan pelaku IKM di luar wilayah tersebut

“Jarak yang jauh memaksa pelaku usaha mengeluarkan biaya ekstra untuk membawa sampel atau mesin berukuran besar ke luar daerah, yang memberatkan IKM, ini menjadi pekerjaan rumah untuk Badan Standardisasi Nasional (BSN) jangan sampai produksi di satu provinsi terkendala SNI karena laboratoriumnya harus di provinsi yang jauh," tambahnya.

Selain itu juga diperlukan program pelatihan dan fasilitasi dari instansi terkait agar IKM mampu memenuhi dokumen dan standar mutu.Chusnunia menekankan perlunya sosialisasi dan informasi terkait tata cara pengurusan standar mutu yang hingga saat ini belum sepenuhnya merata hingga ke sentra-sentra IKM di berbagai daerah.

“ Hal yang tidak kalah penting untuk dipikirkan bersama adalah penyederhanaan regulasi dan menghilangkan hambatan prosedur dan persyaratan teknis yang dirasa rumit bagi pelaku usaha skala kecil yang belum memiliki sistem pendukung atau pendampingan yang merata,”pungkasnya.

Related Articles

A new version of this app is available. Click here to update.