|  | 

Berita Nasional

Karding: Fraksi PKB Akan Usulkan Pemisahan Pemilu Pileg dan Pilpres

JAKARTA - Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding sangat setuju jika pemilu serentak 2019 dievaluasi. Pasalnya, model pelaksanaan pesta demokrasi seperti itu sangat menguras energi dan tidak efektif.

"Ini (pemilu serentak) harus ditinjau kembali. Memang setelah kita evaluasi memiliki waktu yang panjang terutama untuk perhitungan suara dan persiapannya, sehingga petugas terkuras energi dan tenaganya untuk menyiapkan itu," ucap karding di Jakarta, Kamis 25/04/2019.

Apalagi, lanjut Karding waktu perhitungan dan mengawal suara juga luar biasa berat. Ia juga menyampaikan bahwa dengan sistem pemilu serentak masyarakat jadi binggung, karena terlalu banyak kertas surat suara.

"Karena banyaknya yang dipilih ada 5 atau 6 yang dipilih, maka yang terjadi adalah masyarakat yang umur sepuh tidak bisa memilih dengan tepat."

"Fraksi PKB akan mengusulkan agar dibuat UU baru yang memisahkan Pilpres dan Pileg," ujarnya.

Banyaknya korban jiwa dalam penyelenggaran Pemilu Serentak 2019 menimbulkan desakan untuk mengevaluasi pelaksanaan pemilihan tersebut. Diketahui, berdasarkan catatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga Selasa (23/4/2019) sore, jumlah anggota KPPS yang meninggal dunia mencapai 119 orang. Selain itu, 548 orang dilaporkan sakit.

Tags

Related Articles