|  | 

Berita Nasional

RUU Pesantren Gagasan FPKB Diparipurnakan

JAKARTA - RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan yang digagas oleh Fraksi PKB akhirnya di sahkan menjadi RUU inisiatif DPR dalam Rapat Paripurna.

Anggota Fraksi PKB DPR RI, Ibnu Multazam mengucapkan syukur atas disahkannya RUU tersebut. Pasalnya, Ibnu merupakan salah satu anggota yang turut menyusun dan mengawal hingga saat ini.

Alhamdulillah, akhirnya RUU ini (Pesantren dan Pendidikan Keagamaan) disahkan menjadi RUU inisiatif DPR, mohon doa restu agar berjalan lancar hingga paripurna menyetujui menjadi Undang-Undang," ucapnya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 16/10/2018.

Ibnu mengatakan, RUU ini masih melalui beberapa tahap lagi untuk bisa disahkan menjadi UU, salah satunya adalah menunggu Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) dari pemerintah.

"Kita harapkan pemerintah secepatnya memberikan DIM dan secepatnya dikembalikan ke DPR, kemudian DPR merapatkan di Badan Musyawarah (Bamus) atau rapat pimpinan-pimpinan fraksi pengganti Bamus," terangnya.

Lebih lanjut, Ibnu menambahkan RUU yang sudah diputuskan di Bamus kemudian akan di bahas bersama pemerintah hingga kemudian bisa disahkan menjadi Undang-Undang.

Untuk diketahui, RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan ini akan memberikan payung hukum kepada pesantren. Sehingga penganggaran APBN untuk Pondok Pesantren ini bersifat mandatori.

"Kita berterimakasih kepada para kiai, guru-guru pesantren yang telah menitipkan aspirasi kepada PKB sehingga RUU ini disahkan di Paripurna," pungkasnya.

Ditemui terpisah, Ketua Fraksi PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan akan mengambil langkah cepat agar RUU ini segera dirampungkan.

"Kita akan segera mengusulkan rapat konsultasi pimpinan fraksi dengan pimpinan DPR, agar cepat terselesaikan," ucapnya.

Wakil rakyat asal Bandung ini mengatakan, RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan merupakan karya dan wujud kepedulian Fraksi PKB terhadap Pesantren.

"Kami mohon doanya dan dukungannya untuk menyelesaikan RUU ini, sehingga kehadiran negara bisa benar-benar dirasakan oleh masyarakat Pesantren," pungkasnya. []

Related Articles

Kata Mutiara

“Keberhasilan seorang pemimpin diukur dari kemampuan mereka dalam menyejahterakan umat yang mereka pimpin” --- Gusdur