|  | 

Berita Nasional

Sampaikan Duka Atas Wafatnya Abah Hasyim, Kang Cucun: Semoga Kita Jadi Penerus Perjuangannya

 

JAKARTA – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) menyatakan rasa duka dan bela sungkawa atas meninggalnya KH. Hasyim Muzadi. Menurut Sekretaris FPKB, H. Cucun Ahmad Syamsurijal, salah satu tokoh bangsa dan juga mantan Ketua Umum PBNU, KH. Hasyim Muzadi yang dikabarkan tutup usia pagi tadi adalah duka bangsa Indonesia.

“Kami turut berbela sungkawa atas wafatnya Abah Hasyim (sapaan KH. Hasyim Muzadi). Beliau adalah tokoh bangsa yang telah banyak berbuat untuk negara ini,” ucap Haji Cucun, di Gedung DPR Senayan, Jakarta.

Haji Cucun berpendapat, KH. Hasyim Muzadi, adalah satu dari pilar bangsa yang konsisten menjaga persatuan dan kesatuan NKRI. Berpulangnya beliau harus menjadi hikmah di tengah kondisi keutuhan bangsa yang mulai pudar.

Atas nama FPKB, Haji Cucun pun menyampaikan doa, semoga almaghfurlah khusnul khotimah dan diterima di sisi Allah swt.

“Pilar-pilar bangsa yang sangat berpengaruh dan istiqomah menjaga NKRI telah banyak berpulang di tengah kondisi bangsa seperti ini. Dengan kepergian Abah Hasyim, semoga kita menjadi penerus dan penjaga dari langkah pemikiran dan perjuangan yang telah dilakukannya semasa hidup.”

“Kita juga berdoa, semoga beliau husnul khotimah dan diterima segala amal baiknya oleh Allah,” tutupnya.

Related Articles

  • Petani Telukjambe: Terimakasih Fraksi PKB

    Petani Telukjambe: Terimakasih Fraksi PKB

    JAKARTA – Petani Telukjambe mengucapkan terima kasih kepada Fraksi Partai kebangkitan Bangsa (F-PKB) yang telah membantu mereka. Pasalnya, sejak awal kriminalisasi yang mereka alami 2012 bru F-PKB yang menerima aduan mereka di Parlemen. “Kami petani yang tergabung dalam Setikat Tani Telukjambe Bersatu (STTB) mengucapkan terimakasih kepada F-PKB  yang telah membantu kami,” ucap Ketua STTB, Maman

  • Kasus Telukjambe, Ketua F-PKB: Banyak Anak Dan Ibu Jadi Korban

    Kasus Telukjambe, Ketua F-PKB: Banyak Anak Dan Ibu Jadi Korban

    JAKARTA – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPR RI Hj. Ida Fauziyah prihatin nasib anak-anak petani Telukjambe Kerawang yang ikut menjadi korban akibat lambatnya penuntasan persoalan Petani Telukjambe dan PT Pertiwi Lestari (PTPL). “Ini sungguh memilukan, kaum ibu ikut menjadi korban dan anak-anak petani Telukjambe putus sekolah. Pemerintah harus segera hadir melakukan penyelesaian persoalan

  • F-PKB Beri Bantuan Kepada Petani Telukjambe

    F-PKB Beri Bantuan Kepada Petani Telukjambe

    JAKARTA – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPR RI Hj. Ida Fauziyah berikan bantuan kepada petani Telukjambe Kerawang yang tergabung dalam Serikat Tani Telukjambe Bersatu (STTB) yang menjadi korban akibat lambatnya penyelesaian persoalan Petani Telukjambe dan PT Pertiwi Lestari (PTPL). “Sementara kami hanya bisa memberikan sedikit bantuan buat bapak-ibu, semoga dapat membantu,” ucap Ida

  • FPKB Perjuangkan Nasib Petani Telukjambe

    FPKB Perjuangkan Nasib Petani Telukjambe

    JAKARTA – Petani Telukjambe, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang tergabung dalam Serikat Tani Telukjambe Bersatu (STTB) mengadukan nasibnya ke Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Selasa, 21/3. Seperti diketauhi, Petani Telukjambe merupakan korban kriminalisasi atas sengketa status tanah girik di daerah setempat dengan PT Pertiwi Lestari (PTPL). Menurut keterangan

  • Yanuar: Kriminalisasi Petani Telukjambe Problem Sistemik

    Yanuar: Kriminalisasi Petani Telukjambe Problem Sistemik

    JAKARTA – Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Iindonesia (DPR RI), Yanuar Prihatin didampingi oleh Ketua DPN Gerbang Tani, Caswiyono Rusydie Cw dan sekretaris Lembaga Hukum dan HAM (Lakumham) DPP PKB, Sandy Nayoan menerima aduan dari petani Telukjambe, Kabupaten Karawang, yang dikriminalisasi oleh PT. Pertiwi Lestari (PTPL), di ruang rapat F-PKB,

Kata Mutiara

“Keberhasilan seorang pemimpin diukur dari kemampuan mereka dalam menyejahterakan umat yang mereka pimpin” --- Gusdur