|  |  | 

Kegiatan Fraksi Pojok Parlemen

Napak Tilas Ulama, PKB Gelar Sosialisasi Empat Pilar Di PP Lirboyo

LIRBOYO – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) menggealar sosialisasi empat pilar di ponpes Lirboyo, Jatim, pada tanggal 29-08-2015. Acara yang tergolong spesial karena bertempat di Pondok Pesantren ini diikuti oleh 100 kader yang terdiri dari GP Anshor, Fatayat, IPNU dan IPPNU se Kotamadya Kediri.

Selain acara diskusi sosialisai empat pilar, acara ini juga bertujuan napak tilas perjuangan para ulama NU yang juga lahir dari pondok pesantren ini, sekaligus untuk penguatan nilai-nilai kebangsaan, kebhinekaan bagi peserta dalam konteks keutuhan NKRI.

KH. An’im Falahudin Mahrus yang mengisi acara tersebut memaparkan, keberadaan pondok pesantren dan ulama NU memiliki andil besar dalam mewujudkan negara kesatuan Republik ini. “Peran para ulama NU dan Pondok Pesantren dalam mewujudkan keutuhan negara-bangsa dalam bingkai NKRI sangatlah besar sejak zaman pra kemerdekaan, kemerdekaan hingga dewasa ini,” ujar Gus An’im (sapaan akrabnya).

untuk itu, lanjut Gus An’im, melalui hal ini dia menghimbau agar tauladan tersebut terus menjadi perilaku yang diwariskan. “Karenanya, tugas kita sekarang adalah meneladani dan meneruskan perjuangan para ulama pendahulu kita”, jelasnya.

Terkait materi Pelatihan Kader Pemula PKB, yakni meliputi Orientasi dan strategi politik oleh Eman Hermawan, Relasi NU-PKB. oleh Muh. Arwani, dan RKTL oleh Doni. Ketiga materi ini, menurut Eman Hermawan merupakan materi wajib bagi proses kaderisasi terutama tingkat pemula yang nantinya dapat menggugah kesadaran peserta untuk meneruskan perjuangan para ulama dan para pendiri bangsa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Related Articles

  • Gelar Sosialisasi Empat Pilar, Helmy Faishal: PBNU Harus diamalkan

    Gelar Sosialisasi Empat Pilar, Helmy Faishal: PBNU Harus diamalkan

    LOMBOK – Anggota DPR RI Fraksi PKB, H. A. Helmy Faishal Zaini, menggelar acara sosialiasasi empat pilar kebangsaan di SMAN 2 Gerung, Lombok Barat, 14/02. Dalam kegiatan tersebut, Helmy Faishal mengajarkan tentang pentingnya empat pilar kebangsaan dalam menopan kehidupan berbangsa dan bernegara. Anggota komisi X DPR RI ini menyatakan Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, Bhineka

  • Buka Bersama Wartawan, FPKB MPR/DPR RI Unjuk Keajaiban Batu Sojol

    Buka Bersama Wartawan, FPKB MPR/DPR RI Unjuk Keajaiban Batu Sojol

    JAKARTA– Fraksi PKB MPR/DPR RI menggelar buka bersama dengan wartawan gedung senayan. Para wartawan yang ‘ngepos’ di press room Nusantara II DPR RI sangat antusias mengikuti rangkaian acara. Rangkaian acara sambutan Ketua FPKB DPR RI dan Ketua FPKB MPR RI, dilanjut tausiah, buka bersama dan door prize. “Saya berusaha kegiatan ini bisa menjadi tradisi kita

  • Dua Hari Lagi, PKB Gelar Sholawat dan Tahlil Untuk Bangsa

    Dua Hari Lagi, PKB Gelar Sholawat dan Tahlil Untuk Bangsa

    JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB) akan menggelar sholawat dan tahlil untuk bangsa pada 23 Juni 2015 pukul 20.00 WIB. Dua hari lagi acara yang bertujuan untuk mendoakan perjalanan bangsa lebih baik dan melestarikan sholawat nusantara digelar. Dalam acara tersebut akan dilakukan grand launching lembaga baru sebuah majelis yang menaungi pecinta sholawat nusantara (Pesona)

  • Website FPKB Pindah ke www.fraksipkb.com

    Website FPKB Pindah ke www.fraksipkb.com

    JAKARTA- Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) mengganti alamat portalnya dari www.fpkb-dpr.or.id menjadi www.fraksipkb.com. Hal ini dilakukan agar pembaca lebih mudah mengingat dan mencari alamat website FPKB. Terkait dengan tampilan dan konten www.fraksipkb.com tidak ada perubahan. Hanya banner ucapan marhaban ya ramadhan serta ajakan menyambut ramadhan dengan bersholawat di header portal. Sementara berita baik datang dari

  • FPKB Serahkan 1.000 Sarung untuk Pengungsi Rohingya

    FPKB Serahkan 1.000 Sarung untuk Pengungsi Rohingya

    JAKARTA- Fraksi PKB menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada pengungsi rohingya. Bantuan berupa kebutuhan sehari-hari antara lain pakaian, sarung, peci dan pembalut perempuan. “Gus Dur mengajarkan kita yang lebih penting dari politik adalah kemanusiaan. Ada bantuan seribu sarung, pakaiaan dan obat-obatan yang akan dikirim, bantuan itu semata atas dasar solidaritas kemanusiaan, bukan berdasarkan etnis, agama dan sebagainya,”

Kata Mutiara

“Keberhasilan seorang pemimpin diukur dari kemampuan mereka dalam menyejahterakan umat yang mereka pimpin” --- Gusdur