Rano Alfath Puji Langkah Cepat Kapolri Berantas Narkoba: Wujud Nyata Polisi Bersama Masyarakat

JAKARTA— Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Moh. Rano Alfath, menyampaikan apresiasi atas langkah Kapolri dalam menggerakkan operasi pemberantasan narkoba secara serentak di berbagai wilayah Indonesia. Ia menilai operasi yang melibatkan Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI, serta unsur pemerintah daerah tersebut menunjukkan kepemimpinan yang responsif dan berorientasi pada perlindungan masyarakat.
“Saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto atas langkah cepat dan tegas dalam menggerakkan pemberantasan narkoba secara serentak. Pada awal kepemimpinannya, beliau telah menunjukkan perhatian terhadap persoalan yang sangat mendasar bagi keselamatan masyarakat dan masa depan generasi bangsa. Ini merupakan langkah strategis yang patut mendapat dukungan luas,” ujar Rano di Kompleks Parlemen, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (9/10/2026).
Legislator dari Daerah Pemilihan Banten III tersebut menilai kemampuan menggerakkan operasi lintas wilayah dan melibatkan berbagai institusi merupakan aspek penting dalam pemberantasan narkoba. Menurutnya, pendekatan tersebut menunjukkan kesadaran bahwa jaringan peredaran narkoba harus dihadapi melalui koordinasi yang kuat dan tindakan yang berkesinambungan.
“Langkah ini memperlihatkan kesungguhan Kapolri dalam membangun kerja bersama. Saya mengapresiasi semangat untuk menyatukan kapasitas penegakan hukum, informasi, dan dukungan lintas lembaga dalam menghadapi ancaman narkoba. Koordinasi seperti ini menjadi fondasi penting untuk mempersempit ruang gerak jaringan dan memperkuat efektivitas pemberantasan,” katanya.
Rano juga memandang operasi tersebut sebagai wujud nyata dari slogan “Polisi Bersama Masyarakat” yang diusung Kapolri. Ia menilai semangat itu tercermin dalam kehadiran kepolisian untuk menjawab keresahan warga terhadap peredaran narkoba di lingkungan mereka.
“Polisi Bersama Masyarakat memiliki makna yang kuat ketika diterjemahkan menjadi tindakan yang menyentuh kebutuhan warga. Melalui operasi ini, saya melihat komitmen Kapolri untuk menghadirkan kepolisian yang responsif terhadap keresahan masyarakat dan tegas menghadapi ancaman yang merusak kehidupan mereka. Orientasi perlindungan seperti ini patut kita apresiasi dan terus diperkuat,” jelasnya.
Menurut Rano, pemberantasan narkoba memiliki arti penting bagi ketahanan sosial karena dampak penyalahgunaannya menjangkau kesehatan, kehidupan keluarga, pendidikan, hingga produktivitas masyarakat. Karena itu, ia menyambut baik perhatian Kapolri terhadap persoalan tersebut sejak awal masa kepemimpinannya.
“Ketika pemberantasan narkoba mendapat perhatian serius, yang kita lindungi adalah masa depan anak-anak kita, ketahanan keluarga, dan kualitas kehidupan masyarakat. Saya menghargai ketegasan Kapolri dalam menempatkan persoalan ini sebagai prioritas. Langkah tersebut memberikan harapan bagi masyarakat yang menginginkan lingkungan aman dan terbebas dari pengaruh jaringan narkoba,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa Komisi III DPR RI mendukung komitmen Kapolri untuk melanjutkan pemberantasan narkoba secara menyeluruh dan berkelanjutan. Rano berharap momentum operasi serentak dapat memperkuat penyidikan hingga menjangkau bandar, pemasok, serta aliran dana yang menopang jaringan.
“Kami di Komisi III DPR RI mendukung penuh langkah Kapolri. Ketegasan dan semangat kerja yang telah ditunjukkan ini menjadi modal penting untuk membawa pengungkapan perkara lebih jauh, hingga menyentuh struktur jaringan dan sumber pembiayaannya. Kami berharap momentum yang baik ini terus dijaga melalui penegakan hukum yang profesional, akuntabel, dan konsisten,” tegasnya.
Apresiasi turut disampaikan Rano kepada seluruh personel gabungan yang terlibat di lapangan. Ia menilai dedikasi petugas merupakan bagian penting dari upaya menghadirkan perlindungan negara bagi masyarakat.
“Saya juga menyampaikan penghargaan kepada jajaran Polri, BNN, TNI, dan pemerintah daerah yang terlibat. Tugas ini membutuhkan keberanian, kedisiplinan, dan komitmen yang kuat. Kerja keras seluruh personel patut mendapat apresiasi, sekaligus dukungan agar pelaksanaan tugas berjalan optimal dan memberikan hasil yang berkelanjutan,” ujarnya.
Rano menambahkan bahwa penindakan perlu berjalan bersama penguatan pencegahan, edukasi, dan rehabilitasi. Ia berharap semangat kolaborasi dalam operasi tersebut juga dikembangkan untuk melibatkan keluarga, sekolah, serta komunitas dalam melindungi masyarakat dari penyalahgunaan narkoba.
“Saya optimistis langkah awal yang positif ini dapat menjadi fondasi bagi pemberantasan narkoba yang semakin efektif. Dengan kepemimpinan yang tegas, sinergi antarlembaga, serta dukungan masyarakat, kita memiliki peluang lebih besar untuk memutus rantai peredaran narkoba. Semangat Polisi Bersama Masyarakat inilah yang perlu terus kita dukung agar manfaatnya semakin dirasakan warga,” pungkasnya.
Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama unsur gabungan menggelar penggerebekan narkoba di sejumlah wilayah pada Jumat (9/10/2026). Dalam keterangan di Kampung Ambon, Jakarta Barat, Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Kristian Siagian menyampaikan bahwa operasi dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai tindak lanjut arahan Presiden kepada Kapolri.


