|  | 

Berita Nasional

Dunia Pendidikan di Era Digital, Ini Komentar Kang Cucun

Jakarta – Potret pendidikan di Indonesia di hari pendidikan nasional bertepatan dengan hari lahirnya Ki Hajar dewantara, yang merupakan pelopor pendiddikan menurut Pimpinan Fraksi PKB DPR RI H.Cucun Ahmad Syamsulrijal menghadapi tantangan berat di era digital.

“Era digital hari ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi dunia pendidikan kita, lihat perpustakaan dimanapun saya kira hari ini mengalami penurunan pengunjung, minat membaca buku semakin berkurang. Generasi hari ini lebih banyak menonton dari pada membaca,” ungkap H Cucun di gedung DPR RI, Selasa (2/5/2019).

Membaca perkembangan dunia pendidikan di era di gital, politisi yang akrab disapa Kang Cucun itu mengaku sangat progresif dengan banyaknya sistem dan aplikasi yang bertujuan mendukung atau memudahkan proses belajar mengajar.

“Smart application for education, sudah banyak sekali. Hanya persoalannya lebih populer mobile legend hari ini dikalangan pelajar kita,” paparnya.

Dunia pendidikan di era digital diakuinya juga mengalami tantangan berat dalam membentuk generasi yang berkarakter.

“Lembaga pencetak generasi bangsa yang berakhlakuk karimah dan memiliki kecintaan pada NKRI saya kira pilihannya masih pada Pondok Pesantren,” tandasnya.

Hanya yang menjadi persoalannya hari ini adalah kehadiran pemerintah bagi keberlangsungan pondok pesantren masihlah belum maksimal.

“Pesantren sudah terbukti menjadi lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang melahirkan santri berintegritas bagi nusa dan bangsa Indonesia. Tapi lihat, tidak sedikit pesantren jauh dari layakn karena pemerintah belum se utuhnya hadir,” ungkapnya.

Dihari Pendidikan Nasional 2018 kali ini, H Cucun berharap ikhtiar Fraksi PKB mengolkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pendidikan Madrasah dan Pondok Pesantren berhasil disahkan.

“Saya kira itu akan menjadi hadiah dan kontribusi  PKB untuk pendidikan di Indonesia,” katanya.

 

 

Related Articles

Kata Mutiara

“Keberhasilan seorang pemimpin diukur dari kemampuan mereka dalam menyejahterakan umat yang mereka pimpin” --- Gusdur